Wali Kota Surabaya Raih Penghargaan The World Mayor Prize

Setelah sebelumnya mantan Wali Kota Solo, Presiden Joko Widodo, meraih penghargaan serupa di tahun 2012, kini giliran Wali Kota ‘antikompromi’ Tri Rismaharini yang mendapatkan penghargaan The World Mayor Prize.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, nampaknya patut berbangga. Wanita yang terkenal antikompromi dan kontroversial ini mendapatkan penghargaan The World Mayor Prize 2014. Di dalam situs resmi worldmayor.com, wanita yang kerap disapa Risma ini meraih posisi ketiga terbaik dari seluruh Wali Kota di dunia. Risma juga menraih penghargaanThe World Mayor Commendation atas pelayanannya terhadap masyarakat Surabaya.

Wali Kota Surabaya Raih Penghargaan The World Mayor Prize_2015-02-05 09-59-42_Wali_Kota_Surabaya_Raih_Penghargaan_The_World

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan analisis dan prestasi yang telah dikerjakan oleh Risma sepanjang tahun 2014 selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Perubahan skala besar dilakukan oleh wanita kelahiran Kediri, 20 November 1961 untuk merubah ‘wajah’ Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia.

Risma menjabat sebagai Wali Kota Surabaya sejak memenangkan pemilihan secara langsung di tahun 2010. Perubahan yang paling menarik perhatian masyarakat lokal bahkan internasional adalah mengenai pembangunan dan rekonstruksi tanah-tanah kosong dan terbengkalai untuk dijadikan fasilitas umum yang nyaman.

Risma melihat Surabaya memiliki banyak tanah kosong milik pemerintah yang sia-sia. Ia kemudian mengubah tanah-tanah tersebut menjadi sebuah taman. Kini Surabaya sudah memiliki 11 taman kota dengan tema yang berbeda-beda dan dilengkapi fasilitas seperti akses Wi-Fi gratis, perpustakaan, toilet, dan bahkan alat olahraga. Risma optimis taman-taman ini bisa menjadi fasilitas favorit masyarakat sekaligus sebagai lahan penyerap air untuk mencegah banjir. Terbukti, Kota Surabaya bebas dari banjir meskipun kota-kota lain mengalami banjir.

Kebiasaannya ‘blusukan’ juga menjadi gaya interaksinya, sama seperti kebiasaan Presiden Joko Widodo. “Sebuah kota harusnya menjadi rumah paling aman dan nyaman bagi masyarakatnya. Dengan berinteraksi langsung, saya bisa lebih tahu banyak permasalahan yang sedang terjadi sekaligus mengevaluasi kerja orang-orang saya,” ujar Risma.

Luar Biasa!

Source: www.andriewongso.com

Leave a Comment