Mendesign Kehidupan Luar Biasa

Pusta Hery Kurnia - Merancang Kehidupan Luar Biasa

Stephen Covey, penulis buku Seven Habits of Highly Effective People, mengatakan “Segala sesuatu diciptakan dua kali. Pertama di dalam pikiran, baru kemudian di dunia nyata.”

1. Setiap benda tidak tercipta begitu saja, harus didesign terlebih dahulu

Untuk bisa memahami maksud Covey, silahkan lihat sekeliling Anda, lalu pilih satu benda. Apa pun itu. Mungkin Anda memilih bolpoin, handphone, buku, monitor, meja, mouse, atau yang lain. Kita ambil contoh meja. Seseorang yang hendak membuat meja akan melewati minimal dua tahapan: 1) merancang dan 2) produksi. Ia akan mulai dengan membuat rancangan / sketsa meja itu. Proses ini bisa sesederhana ia hanya berimajinasi, membayangkan “oh, nanti ukuran mejanya kira-kira segini. Bentuk meja bundar, dengan satu kaki, dasar meja berbentuk bundar dengan diameter yg lebih kecil. Meja terbuat dari kayu yang dicat warna warni”, tanpa menuangkannya dalam sketsa. Atau bisa juga dilakukan dengan memvisualisasikan hasil imajinasi tersebut melalui media kertas, computer, dsb. Setelah tahapan ini selesai, orang bisa masuk tahapan kedua, produksi. Sangat jarang orang yang langsung mulai membuat meja tanpa memiliki gambaran mau seperti apa meja itu nantinya.

Jadi, apa pun yang ada di sekitar kita, tidak tercipta begitu saja. Selalu tercipta secara mental di pikiran terlebih dahulu, baru tercipta secara fisik di dunia nyata. Saat kita berimajinasi, membayangkan, ini yang dimaksud Covey dengan proses penciptaan di dalam pikiran. Ketika masuk ke produksi dan menjadi barang jadi, ini yang disebut penciptaan di dunia nyata.

2. Jadilah Designer Kehidupan Anda

Kalau meja, kursi dan segala sesuatu yang lain bisa dirancang, demikian juga dengan kehidupan Anda. Anda bisa menjadi designer, perancang kehidupan Anda sendiri.

Beberapa orang akan mulai sinis saat dihadapkan pada gagasan “menjadi designer kehidupan”. Mereka biasa bilang “buat apa saya harus mendesign kehidupan? Masa depan itu rahasia Tuhan”, “Udahlah, hidup itu seperti air mengalir, ikuti saja”, ”Takdir itu di tangan Tuhan, kita manusia tidak berhak mendahului kehendak Tuhan”, dan masih banyak kalimat-kalimat lain yang biasa kita dengar. Saya minta Anda berpikir positif dan teruskan baca sampai selesai. Saya tidak mengajak Anda mendahului Tuhan, justru saya mengajak Anda untuk membiarkan Tuhan jadi pemimpin hidup kita.

Mendesign kehidupan kita maksudnya adalah Anda punya rancangan, imajinasi, cita-cita, impian, harapan akan kehidupan Anda di masa datang. Mengapa perlu mendesign kehidupan? Tanpa rancangan, Anda tidak akan punya gambaran yang jelas tentang kehidupan Anda nantinya. Sehingga, dalam proses perjalanan hidup Anda seperti tidak punya arah dan banyak waktu terbuang. Parahnya lagi kalau Anda tidak merancang hidup Anda (hidup mengalir saja), orang lain lah yang akan merancang kehidupan Anda. Makanya kita sering melihat orang-orang yang sampai akhir hidupnya masih merasa ada yang kurang, tidak bahagia, dst. Sebaliknya, merancang kehidupan sendiri memberikan peluang menikmati hidup sesuai harapan dan passion Anda.

Menjadi designer kehidupan tidaklah rumit. Minimal ada tiga hal yang bisa Anda lakukan.

1) Rancang, tentukan kehidupan seperti apa yang Anda inginkan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan kehidupan yang kita inginkan di masa depan. Bebaskan imajinasi Anda. Hindari membatasi diri dengan mengatakan “ah, mana mungkin..”. Sederhana saja, coba Anda tutup mata sebentar, lalu bayangkan, dengarkan, dan rasakan kehidupan seperti apa yang ingin Anda miliki 1, 5, 10 tahun ke depan. Anda ingin menjadi orang seperti apa? Ingin lebih sehat, bijak, berani? Ingin punya keterampilan apa saja? Apa yang ingin Anda lakukan sendiri atau bersama keluarga? Ingin naik haji? Ingin bantu anak-anak di lingkungan? Apa yang ingin Anda miliki? Mobil, mobil seperti apa? Rumah, rumah seperti apa? Keluarga sejahtera, sejahtera seperti apa? Anda harus bisa menentukan semuanya dengan jelas.

Bagi Anda yang memang punya banyak harapan, ini tentunya sangat mudah. Tetapi bagi Anda yang terbiasa hidup mengalir, belum memiliki gambaran yang jelas akan apa yang benar-benar diinginkan dalam hidup, ini akan menjadi langkah yang cukup sulit. Jika Anda termasuk salah satunya, usul saya perluas pergaulan. Temukan dan mulai bergaulah dengan orang-orang yang levelnya di atas Anda. Belajarlah dari mereka. Perhatikan bagaimana mereka memandang kehidupan, apa harapan dan impian mereka. Selain memperluas pergaulan Anda bisa juga mengunjungi tempat-tempat baru. Pergi dan tinggallah beberapa saat di tempat yang belum pernah Anda kunjungi. Amati hal-hal berbeda yang Anda temukan. Ini akan memberikan banyak inspirasi tentang kehidupan seperti apa yang ingin Anda dapatkan.

Pusta Hery Kurnia - Life Vision2

2) Tulis dan visualisasikan

Tuangkan rancangan Anda dalam tulisan atau visual. Bentuknya seperti apa terserah Anda. Anda bisa menuliskannya di kertas lalu memasangnya di kamar Anda, menempelkan gambar-gambar impian di kertas dan memasangnya di lemari, membuat dream book, atau mendesign poster berisi kehidupan yang Anda idam-idamkan. Apa pun itu, kalau bisa membuat Anda terus ingat, semakin jelas dan yakin tentang masa depan Anda, lakukan saja.

Sahabat saya, seorang salesmen mobil, menempelkan gambar Robert Downey Jr di papan impiannya. Saya tanya apa maksudnya. Dia jawab “Orang ini adalah salah satu aktor dengan bayaran termahal. Saya mau suatu saat nanti bisa jadi salah satu sales dengan bayaran termahal di perusahaan”. Sekitar dua tahun kemudian, dia kirimkan gambar lewat handphone yang berisi informasi bahwa Ia menjadi salesmen nomor satu di perusahaannya. Luar biasa bukan? Jangan pernah remehkan visualisasi.

3) Doa, serahkan pada Tuhan

Manusia boleh berkehendak, tetapi Tuhan yang menentukan. Oleh karena itu, setelah Anda punya rancangan atas masa depan, bawa rancangan itu kepada Tuhan. Doakan. Minta agar rencana Anda diberkati. Biarkan Tuhan sendiri yang memimpin.

Tidak ada jaminan bahwa design kehidupan Anda pasti Tuhan wujudkan. Bahkan mungkin, Tuhan menjawab doa Anda dan mengatakan bahwa Ia punya rancangan kehidupan yang lain untuk Anda. Apa pun jawaban Tuhan yang akhirnya Anda peroleh, percayalah itu yang terbaik. Yang penting, serahkan masa depan Anda kepada Dia.

Salah satu guru saya, Jim Rohn, mengatakan “Jika Anda tidak merancang kehidupan Anda sendiri, Anda akan masuk dalam rancangan kehidupan orang lain. Dan coba tebak, apa saja yang sudah mereka siapkan untuk Anda? Tidak banyak”.

Sahabat, jangan pernah membiarkan masa depan Anda ditentukan oleh orang lain. Anda sendirilah designernya. Anda sendirilah yang menentukan kehidupan seperti apa yang akan Anda perjuangkan. Anda sendirilah yang memegang kendali penuh atas hidup Anda ke depan.

Selamat merancang kehidupan Anda yang luar biasa.

Salam Dahsyat!

Oleh: Pusta Hery Kurnia

Leave a Comment