Jangan Biarkan Masalah Sepele Menghancurkan Anda  

Di satu daerah di Colorado, terdapat reruntuhan sebuah pohon raksasa. Ahli biologi mengatakan pohon tersebut sebelumnya pernah hidup selama empat ratus tahun. Ketika masih hidup, pohon raksasa itu telah empat belas kali disambar petir serta beribu-ribu kali diserang badai serta salju longsor. Selama empat abad pohon itu tetap bertahan dan berdiri kokoh. Akan tetapi, akhirnya pohon raksasa tersebut tumbang dan roboh setelah diserbu sekumpulan kumbang kayu yang berukuran sangat kecil. Serangga kecil itu melubangi batang pohon sedikit demi sedikit hingga akhirnya pohon raksasa kehilangan kekuatannya. Pohon raksasa yang gagah perkasa, yang tidak mempan disambar petir, tak goyah diserang badai, tak lapuk dimakan usia, akhirnya roboh dan hancur hanya karena diserang kumbang kecil.

Pusta Hery Kurnia - giant-tree

Sahabat, bukankah terkadang kita seperti pohon raksasa ini? Kita mampu menghadapi petir, badai, dan longsornya salju kehidupan, tetapi bisa dengan mudah dijatuhkan oleh kumbang-kumbang kecil dalam keseharian kita.

Saya ingat ketika berada dalam perjalanan ke Bandung. Waktu itu saya naik bus malam. Saya sengaja duduk di kursi yang kosong di bagian tengah bus, supaya bisa beristirahat. Kurang lebih 30 menit perjalanan, tiba-tiba penumpang di belakang saya mulai bersin-bersin, mungkin karena AC yang terlalu dingin. Suara bersin itu makin lama membuat saya semakin terganggu dan tidak bisa beristirahat. Mood saya mulai negative, saya merasa sangat tidak nyaman. Ternyata saya terjebak fokus pada masalah sepele, yaitu suara bersin penumpang tadi. Padahal, waktu itu banyak sekali hal yang seharusnya bisa saya syukuri dan membuat saya senang. Kursi yang nyaman, bus yang tidak berdesakan, AC tidak terlalu dingin, serta alunan musik yang indah. Seandainya saya lebih memperhatikan semua hal ini, tentunya saya tidak akan terlalu negatif. Fokus yang salah ini membuat saya mulai stress.

Segera setelah menyadari hal ini, saya segera ubah fokus. Saya mulai melihat hal-hal positif di sekeliling, termasuk suara bersin tadi. Dalam hati, saya munculkan perasaan kagum terhadap penumpang tadi, sakit-sakit tetap memaksakan diri untuk ke Bandung. Mungkin saja dia dalam perjalanan untuk bekerja, mencari nafkah untuk keluarganya. Walaupun sakit, tetap dia paksakan, perjuangan yang luar biasa. Ubah fokus ini membuat perasaan saya segera berubah. Perasaan senang, bangga, dan bersyukur pun menyelimuti diri saya.

Sahabat, Benjamin Disraeli mengatakan “Hidup ini terlalu singkat untuk memikirkan persoalan-persoalan kecil”. Jangan sampai kita terjebak dalam stress oleh persoalan sepele. Segera sadari, masih banyak hal penting lain yang perlu Anda pikirkan. Ubah fokus, temukan hal yang bisa membuat Anda bahagia dan pikirkan itu. Niscaya, kita tidak akan jatuh oleh kumbang-kumbang kecil dalam kehidupan kita.

Oleh: Pusta Hery Kurnia

Source: Dale Carnegie, Petunjuk Hidup Tenteram dan Bahagia

Leave a Comment